Tuesday, January 4, 2011

Sesaat Yang Kan Abadi

Lagi patah hati? Coba baca puisi satu ini.


Sesaat Yang Kan Abadi
Aku pun manusia,
Hanya itu yang ada dalam pikiranku,
Sering kali kuberangan,
Angan yang memenuhi hidupku,
Jangankan berjalan,
Layaknya air saja tak dapat kulakukan,
Dosa demi dosa akhirnya kucicipi,
Perih sakit kehidupan kini ingin kututupi,

Sesaat kemarin aku menghadapi,
Inginku kau dapat mengerti,
Mengerti akan kesendirian hidupku,
Hidup yang penuh liku,
Salahkah diriku,
Tiap pertanyaanku tak mampu aku jawab,
Tak mampu aku melihat,
Apakah kau masih mau menemaniku,

Meski telah aku ketahui,
Aku tak akan ada di hatimu lagi,
Namun ada satu harap dariku,
Jangan pernah engkau melupakanku,
Makasih,
Mungkin itu kata terakhir,
Untuk seorang yang mengisi hidupku,
Juga selalu ada di hati dan hariku yang kan pilu,




» Jangan lupa dilike kalau bermanfaat.

3 Komentar:

Vicio rizky said...
This comment has been removed by the author.
Vicio rizky said...

keren puisinya,bikin terharu dan nangis

Muhammad Hanif said...

Hehehe, dulu puisi ini aq tulis buat temenq yang lagi patah hati gan. Jadi maknanya ga boleh setengah-setengah. ^_^

Post a Comment